11 Penyebab Telinga Berdengung

7 Sep

11 Penyebab Telinga Berdengung

Selamat datang di Tasikherbal.com yang merupakan situs informasi kesehatan terlengkap. Kami disini tersedia untuk anda yang membutuhkan informasi mengenai keluhan kesehatan dan pengobatannya. Pada artikel kali ini yang akan kami bahas adalah penyebab telinga berdengung dan bagaimana saja solusinya agar telinga berdengung terus menerus cepat normal kembali.

Pengertian Telinga Berdengung

Banyak sekali mitos yang beredar mengenai telinga berdengung, mungkin yang paling sering anda dengar adalah saat telinga mengalami dengungan “ada orang yang sedang membicarakan di belakang”. Faktanya itu salah, fenomena tersebut bisa dibuktikan secara ilmiah dan memang ada penyebabnya bahkan ada cara cara khusus agar keluhan ini cepat berakhir dan tidak datang lagi.

Telinga merupakan organ pendengaran yang tugasnya untuk menangkap bunyi bunyian, tetapi suatu ketika tidak ada sumber bunyi dari luar tetapi telinga menangkap suara yang berbunyi berdengung (ngung) atau berdenging (nging)..

Apa Itu Telinga Berdengung ?

Dalam istilah medis telinga berdengung ini disebut sebagai tinnitus yang merupakan suara yang terdengar pada telinga tanpa adanya sumber suara dari luar (sumber eksternal). Suara ini bisa beruap dengingan, bersiul, berdengung, berdenging, berkicau, mendesis, menderu, dan bahkan menjerit-jerit.

11 Penyebab Telinga Berdengung

Bisa dilihat di ilustrasi atas, gelombang suara akan berjalan melalui saluran telinga dan ke telinga tengah dan juga dalam, dimana sel sel rambut bagian koklea ini bisa membantu mengubah gelombang suara menjadi sinyal listrik lalu dihantarkan oleh saraf pendengaran ke korteks otak. Ketika selsel rambut ini rusak misal akibat suara keras atau obat-obatan, sirkuit di otak tidak akan bisa menerima sinyal yang mereka harapkan. Hal ini bisa merangsang aktivitas abnormal di neuron, yang bisa menghasilkan ilusi suara, atau tinnitus, termasuk telinga berdengung.

Ada 2 Jenis Tinnitus Yaitu :

Tinnitus Pulsatile. Yaitu adanya suara berdenyut atau berdetak (seperti detak jantung) tinnitus jenis ini paling sering terjadi karena suara yang berasal dari gerakan otot di dekat telinga, perubahan dalam saluran telinga, dan aliran darah (vaskular) di wajah atau leher.

Tinnitus Nonpulsatile. Penyebab tinnitus atau telinga berdengung ini adalah masalah pada saraf pendengaran, seseorang yang mengalami hal ini akan mendengar suara di salah satu atau di kedua telinga. Terkadang seolah mendengar suara yang datang dari dalam kepala.

11 Penyebab Telinga Berdengung

Penyebab tinnitus yang paling sering adalah gangguan pendengaran yang terjadi dengan penuaan (presbikusis) dan karena sering mendengar suara keras atau bising (Trauma Akustik)

Telinga berdengung ini bisa terjadi pada semua jenis gangguan pendengaran dan munngkin merupakan gejala dari hampir semua jenis gangguan telinga. Lebih jelasnya berikut ini kami paparkan rangkaian penyebab telinga berdengung :

  1. Kotoran telinga yang menumpuk
  2. Obat-obatan, terutama antibiotik atau yang mengandung aspirin
  3. Minuman telinga atau gendang bocor
  4. Masalah di rambut dan gigi misal pada sendi dan rahang
  5. Cedera, seperti pukulan atau benturan langsung ke telinga atau kepala
  6. Cedera di telinga bagian dalam setelah menjalani operasi atau terapi radiasi di daerah kepala dan leher
  7. Perubahan tekanan di lingkungan begitu cepat (barotrauma)
  8. Penurunan berat badan drastis atau kekurangan gizi dan diet yang berlebihan
  9. Gangguan di aliran darah (vaskular), seperti aterosklerosis karotoid, arteri-vena (AV) malformasi, dan tekanan darah tinggi (hipertensi)
  10. Gangguan saraf (neurologis), seperti multiple sclerosis atau migrain

Penyebab lain yang bisa menyebabkan terjadinya telinga berdengung adalah adanya penyakit yakni :

  • Neuroma akustik(semacam tumor)
  • Anemia
  • Labyrinthitis
  • Penyakit Meniere
  • Otosklerosis
  • Penyakit Tiroid

Cara Mengatasi Telinga Berdengung

Upaya untuk mengidentifikasi dan mengobati gangguan yang menyebabkan tinnitus sering tidak berhasil. Namun, mengoreksi setiap gangguan pendengaran (misalnya, dengan alat bantu dengar) mengurangi tinnitus di sekitar setengah dari orang.

Pengobatan stres dan kondisi mental lainnya (seperti depresi) dapat membantu. Banyak orang yang yakin jika belajar bahwa tinnitus mereka tidak disebabkan oleh gangguan serius. Kafein dan stimulan lainnya dapat memperburuk tinnitus, sehingga orang harus mencoba untuk menghindari ini.

Berbagai teknik dapat membantu membuat tinnitus ditoleransi, meskipun kemampuan untuk mentolerir itu bervariasi dari orang ke orang. Banyak orang menemukan bahwa suara latar belakang membantu menutupi tinnitus dan membantu mereka tertidur. Beberapa orang bermain musik latar belakang. Orang lain menggunakan masker tinnitus, yang merupakan perangkat dipakai seperti alat bantu dengar yang menghasilkan tingkat konstan suara netral. Untuk sangat tuli, sebuah implan di koklea (organ pendengaran) dapat mengurangi tinnitus tetapi hanya dilakukan untuk orang-orang dengan berat gangguan pendengaran yang mendalam di kedua telinga. Jika teknik-teknik standar tidak membantu, orang mungkin ingin mencari pengobatan di klinik yang mengkhususkan diri dalam pengobatan tinnitus.

Artikel Terkait :

Baca Juga : Cara Mengobati Pendengaran Berkurang | Cara Mengobati Kuping Berdengung

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *