Jenis Operasi Bedah Mata

Jenis Operasi Bedah Mata,- Istilah bedah mata sangat menyeramkan dan membuat orang merinding. Terbayang bagaimana pisau-pisau penyayat, jarum suntuk, darah, dan rasa sakit menyatu di ruang operasi. Belum lagi sebagian orang takut akan resiko pasca-operasi. Dimana rasio keberhasilan serta efek samping-efek samping dari operasi itu sendiri. Maka tak heran mereka yang mengidap penurunan ketajaman penglihatan (refraksi mata) seperti rabun jauh (myopia), rabun dekat (hypermetropia) dan silindris (astigmatism), lebih memilih menggunakan kacamata atau lensa kontak untuk membantu penglihatannya. Menggunakan kacamata setebal apapun lebih menenangkan daripada harus melakukan operasi yang penting mata masih dapat melihat, dibanding harus melakukan operasi dengan biaya mahal dan harus disuntik, di sayat atau dijahit.

Jenis Operasi Bedah Mata

Operasi bedah mata merupakan suatu prosedur atau tindakan memperbaiki kelainan refraksi pada mata. Setelah melakukan tindakan ini penderita diharapkan dapat terbebas dari kacamata/lensa kontak. Seiring berkembangnya teknologi kedokteran, urusan bedah operasi mata tak lagi menyeramkan seperti itu. Bedah mata tak lagi menggunakan pisau sayat, alat jahit dan juga jarum suntik. Penggunaan alat-alat tersebut tentu sangat beresiko. Dunia kedokteran saat ini banyak menggunakan istilah laser insitu keratomileusis atau lasik. Mata akan kembali normal setelah 3 hari setelah operasi.

Jenis Operasi Bedah Mata

Sebelum adanya operasi bedah mata menggunakan laser, ada prosedur lain. Mari kita bahas satu persatu macam-macam serta perbedaan operasi bedah mata di bawah ini :

  • Lid Repair Surgery

Prosedur ini adalah perbaikan kelopak mata yang dilakukan berdasarkan fungsi kecantkan dan kesehatan. Lid Repair dilakukan untuk mengankat kelopak yang sudah kendor dan fungsinya tak lagi baik. Operasi ini sangat populer, karena memiliki fungsi ganda yaitu membuat kondisi kelopak mata yang menua, menggangu penglihatan, dan memunculkan visual tertentu yang akan mengganggu agar menjadi kencang dan normal kembali.

  • Orbital Surgery

Operasi orbital dilakukan untuk kondisi-kondisi tertentu seperti anopthalmia, enucleation, dan eviscreation. Kondisi ini muncul saat penderita mengalami gangguan kongenital seperti buta sebelah, tumor pada mata atau mata yang terganggu akibat trauma tertentu atau kecelakaan. Operasi ini bertujuan untuk melindungi struktur alami orbit mata dan mendukung untuk memposisikan mata agar sesuai.

Jenis-jenis operasi ini sangat beresiko karena apabila luka sayatan lebih dari 1 cm dan harus dijahit. Ini menimbulkan kuman-kuman mudah masuk.

Adapula Jenis Operasi Bedah Mata Untuk Katarak yang masih menggunakan lama tanpa lasik :

  • Small Incision Cataract Sustruction (SICS)

Teknik ini menggunakan 2 sayatan kecil di sisi bola mata, dan melepas lensa mata keruh dan memasangkan lensa intraokular buatan. Waktu operasi ini pun relatif singkat hanya sekitar 5-8 menit, pasien dapat melihat kembali.

  • Teknik Jahitan

Teknik ini merupakan teknik lama. Operasi dengan sayatan yang lebar dan kemudian bola mata dijahit. Teknik inipun digunakan oleh orang yang memiliki katarak yang sangat keras atau memiliki jaringan epitel kornea yang lemah. Prosedur ini beresiko tinggi karena pembuatan sayatan yang besar dan juga jumlah tekanan yang digunakan untuk menempatkan lensa pada vitreous mata. Teknik inipun menggunakan waktu yang lebih lama untuk pulih.

  • Phacoemulsification

Teknik ini menggunakan mesin khusus dengan cara memecahkan dan mengeluarkan lensa katarak dengan gelombang ultrasonik. Setelah lensa katarak mata dikeluarkan, maka diganti dengan lensa pengganti atau lensa phaco buatan. Operasi ini memiliki kendala yaitu harga mesinnya yang sangat mahal serta membutuhkan mikroskop besar. Teknik ini cocok bagi negara-negara kaya dan maju atau rumah sakit modern. Harga satu buah lensa phacoe nya pun setara dengan 5 lensa non-phaco.

Saat ini operasi mata menggunakan laser sedang menjadi tren dalam dunia medis untuk memperbaiki penglihatan atau kesalahan pembiasan mata pada penderita gangguan kesehatan pada mata. Operasi laser inipun berbeda-beda jenisnya yaitu : Lasik, PRK, dan Lasek adalah 3 jenis prosedur operasi mata dengan menggunakan laser.

  • Lasik (Laser In Situ Keratecomy)

Lasik adalah singkatan dari Laser In Situ Keratectomy. Adalah operasi yang tujuannya adalah untuk mengubah bentuk kornea, lasik pun merupakan prosedur medis yang paling sering dilakukan untuk memperbaiki permasalah pada mata bisa rabun dekat, rabun jauh, mata silinder, mata minus atau estimatigme.

Secara teknik, lasik merupakan prosedur operasi untuk memperbaiki kelainan refraksi mata dengan cara mengubah kekuatan fokus kornea menggunakan kombinasi femtosecond lasers (sinar laser dengan panjang gelombang yang sangat spesifik dan bahkan bisa menjangkau virus dan bakteri yang menjadi target tanpa melukai atau merusak sel lainnya) dan excimer lasers (laser dingin yang tidak membakar atau merusak jaringan di sekitarnya).

  • PRK (Photorefractive Keratectomy)

Adalah teknik laser untuk mengubah bentuk kornea dengan cara menyingkirkan sedikit jaringan pada kornea mata sehingga fokus cahaya bisa terfokus tepat pada retina mata.

  • Lasek (Laser Epithelial Keratomileusis)

Lasek atau Laser Epithelial Keratomileusis bertujuan sama tetapi metode ini menggunakan alkohol untuk mengendurkan permukaan kornea.

Anda Terkena Gangguan Kesehatan Mata ?

Kini Telah Hadir Obat Khusus Masalah Kesehatan Mata Walatra Sehat Mata Softgel

EFEKTIF SEMBUHKAN PENYAKIT MATA SECARA ALAMI

KLIK GAMBAR DIATAS UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT !

Baca Juga : Penyakit Mata Emetropia

By: Walatra Sehat Mata Softgel | Jenis Operasi Bedah Mata

 

Leave a Comment