Ciri Ciri Penderita Mata Silinder

Ciri Ciri Penderita Mata Silinder -, Selain mata minus, mata silinder juga merupakan suatu gangguan atau kelainan mata yang banyak terjadi di masyarakat. Sehingga diperlukan pengetahuan lebih jelas mengenai penyakit ini termasuk ciri dari penyakit mata silinder.

Penyakit mata silinder atau dalam bahasa medisnya disebut dengan Astigmatisme merupakan suatu kecacatan pada mata dimana dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabut ke semua arah akibat dari ketidakmampuan optik mata untuk fokus pada objek titik menjadi gambar yang terfokus tajam pada retina.

Hal ini terjadi karena kelengkungan yang tidak teratur atau toric kornea atau lensa. Kadang penyakit mata silinder ini juga bisa terjadi karena ketraumaan pada mata yang bisa disebabkan oleh kecelakaan atau bekas luka kornea yang menyebabkan lensa mata dan bagian pada mata lainnya menjadi trauma untuk melakukan kontak. Selain itu, penyakit mata silinder bisa datang sebagai penyakit turunan pula yang bisa diwariskan sejak lahir.

Bagaimana penyakit mata silinder ini bisa terjadi?

Gangguan atau kelainan mata silinder terjadi ketika cahaya yang masuk ke dalam mata didak akan bertemu pada satu titik retina, namun cahaya tersebut akan dibiaskan dan tersebar di seluruh bagian retina. Pembiasan cahaya inilah yang dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur, tidak jelas, dan berbayang baik saat melihat pada jarak jauh maupun jarak yang dekat.

Silinder terjadi karena adanya gangguan atau kelainan refraksi pada permukaan kornea, gangguan ini memang tidak terlalu besar namun penyimpangan ini akan menyebabkan ketajaman visual menjadi semakin ringan atau berkurang sehingga seringkali penderita mata silinder akan mengalami sakit kepala, ketegangan pada mata hingga kelelahan pada mata.

Ciri Ciri Penderita Mata Silinder

Ciri Ciri Penderita Mata Silinder

Proses terjadinya penyakit mata silinder bisa diketahui dan dirasakan oleh tubuh kita sendiri, maka dari itu mengetahui Ciri Ciri Penderita Mata Silinder pun sangatlah diperlukan. Namun sebelum mengetahui ciri dari dari penyakit mata silinder, penyakit ini telah terbagi menjadi 3 tipe, yaitu :

  1. Mata silinder rabun (myopi), yaitu salah satu atau kedua meridian mata utama mengalami rabun jauh. Jika kedua meridiannya mengalami rabun, maka derajat kerabunan dari kedua mata akan berbeda).
  2. Mata siliner hyperopic (rabun dekat), yaitu salah satu atau kedua pokok meridian berpandangan jauh. Jika keduanya berpandangan jauh, maka hiperopic berada di berbeda derajat).
  3. Mata silinder campuran, yaitu salah satu meridian principical merupakan rabun jaug dan lainnya merupakan rabun dekat.

Penyakit mata silinder juga dapat diklasifikasikan menjadi teratur dan tidak teratur. Pada silinder biasa, meridian utamanya adalah 90 derajat atau saling tegak lurus. Sedangkan pada silinder yang tidak teratur, meridian utamanya tidak tegak lurus.

Nah berikut ini adalah Ciri Ciri Penderita Mata Silinder yang wajib untuk anda ketahui sejak dini. Umumnya penyakit mata silinder akan menunjukan ciri-ciri atau gejala sebagai berikut :

  • Mata kabur, terdistorsi atau tidak jelas saat melihat suatu visi objek pada semua arah dan jarak.
  • Akan kesulitan melihat di malam hari
  • Mengalami ketegangan pada mata
  • Sering menyipitkan mata, yang biasanya dilakukan untuk memperjelas penglihatan
  • Mengalami iritasi pada mata
  • Sakit kepala

Gejala di atas hanyalah gejala umum yang sering ditemukan pada penderita penyakit mata silinder, namun tidak menutup kemungkinan pada beberapa orang tertentu memiliki gejala tambahan lain yang menyertai pada penyakit mata silinder ini.

Pada banyak kasus, ciri ciri dari penyakit mata silinder ini termasuk ke dalam jenis ciri atau gejala yang masih sangat ringan, sehingga penceghan serta pengobatannya pun masih bisa dilakukan secara mudah dan sederhana seperti dengan memanfaatkan makanan yang mengandung nutrisi penting bagi kesehatan mata, misalnya sumber vitamin A seperti wortel, tomat, alpukat, dll, atau tanaman herbal seperti eyebright, ginkgo biloba, riboflavin dan tanaman obat lainnya  untuk membantu memulihkan fungsi dari sistem penglihatan.

Sedangkan pada kasus lain, dimana penyakit mata silinder sudah berkembang secara signifikan, biasanya untuk membantu penglihatan akan diperlukan bantuan seperti penggunaan kacamata, namun tetap untuk pengobatan yang lebih serius lagi diperlukan pemeriksaan lebih lanjut pada ahli medis. Pada penyakit mata silinder pada orang dewasa, perawatan mata silinder juga dapat menggunakan laser untuk menyembuhkan mata silinder secara permanen.

Baca Juga : Khasiat dan Manfaat Madu Untuk Kesehatan Mata

by : Tasik Herbal | Ciri Ciri Penderita Mata Silinder

Leave a Comment